Mengenal Access Door
Access Control merupakan sebuah alat / sistem yang digunakan sebagai
kunci pintu electronic (Access Door) dengan menggunakan akses Kartu ID
dengan strip magnetik, Kode PIN, Sidik Jari, RFID ataupun wajah sebagai
kunci verifikasinya. Sistem Access Control atau solusi Access Door
memungkinkan Anda untuk dengan mudah hanya mengizinkan akses ke area
perusahaan yang diperlukan untuk masing-masing karyawan secara
individual. Terdapat 2 jenis access control system: standalone system
dan network system (package). Kategori ini juga meliputi berbagai
biometric system / attendance system: sebagai mesin absensi sidik jari.
Fungsi Access Door
Fungsi utama dari access control ini
adalah untuk membatasi hak akses setiap individu, untuk masuk dalam
suatu ruangan di waktu tertentu, sehingga dapat mengamankan ruangan
dalam dari orang yang tidak berkepentingan atau orang asing yang tidak
memiliki hak akses untuk dapat masuk dengan leluasa ke ruangan tersebut.
Ditinjau dari format implementasinya, sistem Access Control atau solusi
Access Door umumnya dibagi ke dalam 2 fungsi, yaitu:
- Sebagai Door Access Management, sebagai pembatasan hak akses seseorang ke dalam suatu pintu atau ruangan
- Sebagai Attendance System, sebagai mesin absensi karyawan
Oleh karena kedua aplikasi ini berbeda
dalam sifat dan penerapannya, maka apabila kita ingin menggabungkannya
ke dalam satu sistem (dengan satu software), maka diperlukan
perencanaan dan persiapan yang matang. Terlebih lagi jika jumlah
karyawannya cukup banyak dan pintu keluar masuknya pun bervariasi.
Beberapa data perencanaan penting lainnya yang perlu diketahui jauh-jauh hari sebelumnya adalah:
- Berapa jumlah karyawan secara keseluruhan, karena ini akan menyangkut pada kapasitas Reader (capacity)
- Berapa jumlah Departemen, karena akan terkait pada pembagian access group (department)
- Berapa jumlah karyawan per Departemen, karena akan menyangkut Group Member,Time Zone atau Shift (group member)
- Berapa jumlah pintu per Departemen, karena menyangkut jumlah Reader (quantity)
- Media access yang dipakai, karena menyangkut soal kecepatan, ketahanan, keamanan dan yang terpenting adalah soal anggaran biaya (cost)
- Pengaturan jam access (time zone)
- Pengaturan mode access (card only dan card plus PIN)
- Format pelaporan yang dikehendaki (harian, mingguan, bulanan atau tahunan), karena menyangkut perlu tidaknya pengembangan software dari pihak ketiga (report)
- Penggabungan sistem ini ke dalam penghitungan gaji (payroll)
- Garansi unit pada saat terjadi trouble (warranty)
Penerapan Access Door
Sistem Acces Control atau solusi Access
Door juga dapat secara efektif digunakan dalam usaha kecil, hotel, dan
bahkan kompleks apartemen serta asrama perguruan tinggi. Teknologi Acces
Control dapat menyimpan perubahan kunci pada setiap penyewa atau
pergantian karyawan, dan memungkinkan Anda untuk merasa aman dalam
lingkungan yang sekuritasnya terkontrol. Nyaman dan mudah digunakan,
sistem Acces Control atau solusi Access Door menjadi lebih populer
sebagai pilihan sistem teknologi pengamanan saat ini. Sistem Acces
Control atau solusi Access Door juga dapat meningkatkan kinerja karyawan
dan ketepatan waktu. Kegiatan karyawan dapat dengan mudah dipantau
dengan berbagai fitur sistem Acces Control atau solusi Access Door ini.
Beberapa fitur yang telah dimiliki oleh sistem Access Control / Access Door saat ini:
- Multi Door, beberapa tipe mesin telah mampu support sampai dengan 4 Pintu atau bahkan lebih
- Interlock Function, untuk integrasi antar pintu, misal 1 pintu dibuka, pintu lainnya akan ditutup, atau hanya bisa buka pintu jika pintu lainnya telah ditutup, atau setelah pintu 1 dibuka pintu 2 terbuka, pintu 3 dan 4 tertutup, atau kondisi lainnya.
- Alarm Function, dapat mendeteksi jika pintu tidak tertutup rapat, dibuka paksa, gagal login beberapa kali, dll.
- Timezone Support, Akses Kontrol Pintu dengan Timezone (Pintu Dapat diakses oleh karyawan tertentu saja dan pada waktu tertentu saja juga)
- SDCard Slot, untuk melakukan backup/restore data ataupun download/upload data dengan mengunakan SDCard
- RFID Card Proximity Reader, dengan fitur ini dapat mengunakan kartu RFID untuk akses kontrol pintu.
- Fingerprint Cover, berguna untuk melindungi Sensor Sidikjari agar tetap dalam keadaan bersih untuk menjaga tingkat akurasi pendeteksian jari.
Fungsi yang paling dasar dari sistem
Acces Control atau solusi Access Door adalah mencatat kapan dan oleh
siapa suatu pintu akses dibuka. Tanpa kode yang sesuai atau ID badge,
pintu akan tetap dalam posisi terkunci. Lebih kompleks lagi, sistem
Acces Control atau solusi Access Door juga dapat menyertakan fitur
timecard, clocking karyawan Anda ketika mereka masuk dan clocking ketika
mereka pergi. Dalam hal ini, penting bahwa Anda memilih sebuah sistem
Acces Control atau solusi Access Door dengan perangkat lunak ( Software )
yang kompatibel.
Sistem Acces Control atau solusi Access
Door dapat di integrasikan ke dalam sistem keamanan secara keseluruhan,
bekerja baik dengan CCTV Anda, dimana sistem alarm dan fitur keamanan
lainnya sudah terintegrasi dalam satu paket. Fitur saat ini, dimana
sistem Acces Control atau solusi Access Door mampu terintegrasi dengan
perangkat komputer yang bekerja untuk mengintegrasikan sistem keamanan
data ke dalam keseluruhan sistem kontrol akses, yang pada akhirnya akan
merampingkan sistem keamanan perusahaan Anda dan mengurangi potensi
bencana keamanan.
Macam Macam Access Door
- Stand-Alone Locks seperti namanya adalah sistem kontrol akses “all-in-one” untuk satu pintu. Kunci yang didukung oleh baterai internal yang dapat diganti dapat dibuka kunci, kedekatan kartu atau kombinasi. Keuntungan dari kunci yang berdiri sendiri bisa dipasang dan dioperasikan dalam hitungan menit. Beberapa menawarkan pembaca genggam yang mengekstrak jejak audit dari kunci. Kelemahan dari kunci yang berdiri sendiri adalah berdiri sendiri dan bukan bagian dari jaringan yang lebih luas.
- Proximity readers adalah pilihan yang paling populer dalam kontrol akses komersial. Mereka mudah digunakan, dan saat kartu hilang, ini adalah masalah sederhana untuk menonaktifkannya dan mengeluarkan yang baru. Mereka juga dapat dikombinasikan dengan foto ID untuk keamanan tambahan. Kartu kedekatan, yang bisa bekerja dari satu inci sampai tiga kaki dari sensor, adalah yang paling umum. Karena tidak ada kontak antara kartu dan pembaca, mereka sangat andal dan menderita sedikit keausan. Mereka juga murah. Jenis kartu kedekatan khusus adalah tag mobil, yang memungkinkan akses ke fasilitas parkir tanpa memerlukan driver untuk membuka jendela mereka atau keluar dari mobil. Tag mobil bisa bekerja ratusan meter dari sensor. Sistem akses keamanan juga bisa menggunakan kartu strip magnetik atau kartu barcode, dan ini bisa menjadi pilihan penghematan uang jika Anda sudah menggunakan salah satu teknologi ini untuk kartu identitas karyawan.
- Keyswitch menawarkan audit elektronik melalui jaringan sambil terus menggunakan kunci fisik untuk mengaktifkan kunci.
- Keypads umum untuk akses keamanan pintu tunggal dan sistem yang lebih murah. Mereka mudah digunakan namun kurang aman, karena pengguna cenderung menuliskan kode masuk atau memberi “pinjaman” kepada orang lain. Mereka juga tidak menyediakan jalur audit terperinci sampai Anda memberikan kode unik untuk setiap individu.
- Sistem biometrik mengandalkan karakteristik fisik pengguna untuk identifikasi seperti sidik jari, sidik jari, atau bahkan pemindaian retina. Mereka sejauh ini adalah metode kontrol akses yang paling aman. Namun, mereka juga jauh lebih mahal dan bisa tampak invasif bagi karyawan yang terpaksa menggunakannya secara konstan. Model awal terbukti kurang atraktif di luar rumah, jadi mereka tidak disarankan untuk akses keamanan eksterior.
Manfaat Penggunaan
1) Mengurangi Biaya Operasional Keamanan, seperti penjagaan ruangan dengan menyewa jasa security / petugas keamanan.
Pada gedung-gedung besar, untuk menyewa jasa petugas keamanan tentu
memiliki cost yang tinggi dalam operasional keamanan. Mereka biasanya
ditempatkan untuk memonitoring titik-titik penting entry point pada
sebuah gedung.Dari sudut pandang seperti ini, bisa dilihat bahwa Access
Control dapat mengurangi tingkat biaya operasional kemanan, karena
merupakan sebuah perangkat elektronik yang bekerja menggunakan sistem,
sehingga sangat efisien dalam penggunaannya.Aspek lain yang perlu
diperhatikan adalah selain pengurangan beban pada biaya operasional
keamanan, sistem ini tidak lagi menganut kunci pintu tipe lama yang
sudah konvensional. Salah satu contohnya adalah sistem ini menggunakan
kartu / proximity card dimana bila terjadi kehilangan kartu akses,
dicuri ataupun tidak dikembalikan oleh karyawan / staff yang sudah tidak
bekerja lagi ( suhah Resign ataupun kena PHK), anda hanya cukup
menghapus identitas kartu si karyawan tersebut, sehingga memberikan rasa
aman bagi pemilik perusahaan atau pengelola gedung. Sangat
disayangkan,jika anda memiliki gudang penyimpanan yang berisi stok
barang dan anda mempekerjakan karyawan yang sudah sangat anda percaya
tetapi lupa ( atau bahkan hilang) ketika ditanya tentang kunci gudang
tersebut. Mungkin saja anda harus mengganti kunci pintu konvensional
anda dengan yang baru, dan tentu saja itu akan mengeluarkan biaya lagi.
Karena anda harus berantisipasi jika saja orang yang menemukan kunci
yang hilang tersebut akan kembali pada saat tertentu, dan melakukan
pencurian. Tentunya sangat merugikan anda bukan? Bandingkan jika anda mengunakan dan memasang alat Access Control ,
tentukan akan mengurangi resiko dari kerugian anda, karena tidak perlu
khawatir apakah anda harus mengganti kunci pintu dengan yang baru,
ataupun anda harus khawatir jika kunci itu ditemukan oleh orang lain.
Sehingga menghemat biaya dan selamat dari resiko-resiko tersebut.
2) Membatasi Public Area dan Staff Area Only
Di banyak bangunan seperti kantor-kantor gedung pencakar langit,
banyak orang-orang baik karyawan ataupun orang dari luar gedung
(visitor), lalu lalang hilir mudik dan memiliki keperluan ataupun
kepentingannya masing-masing. Dengan menggunakan alat Acces Control yang
sudah terpasang, pengunjung umum (visitor) biasanya dibatasi pada
bagian ruang depan, atau sampai dengan ruangan recepcionist. Pada
ruangan dalam yang sudah terpasang Access Control, anda tidak perlu
khawatir lagi, karena hak akses tersebut hanya bisa dimasuki oleh
karyawan/ staff dalam kantor, sehingga aman dari intervensi orang luar.
3) Kemampuan untuk mencatat Record / Log History masuk dan keluar akses
Manajemen kantor ataupun pengelola gedung biasanya memerlukan bukti
otentik berupa report / laporan tentang siapa yang masuk pertama kali ke
dalam ruangan dan siapa yang terakhir kali meninggalkan ruangan. Hal
ini sangat diperlukan bilamana sewaktu-waktu terjadi insiden ataupun
hal-hal yang tidak diinginkan di luar dugaan.
4) Kemampuan untuk melindungi daerah yang sensitif / diproteksi
Sistem Access Control memungkinkan pengguna / user untuk mengatur
berbagai tingkat akses keamanan. Setelah menetapkan metode akses entry
point untuk setiap orang yang bekerja di sebuah gedung / bangunan. Izin
keamanan tertentu dapat diberikan kepada masing-masing pemegang kartu
akses. Misalnya, salah satu pemegang kartu diberikan akses hanya untuk
pintu eksterior, pemegang kartu lain dapat diberikan akses ke kedua
pintu eksterior ditambah beberapa atau semua pintu interior. Hal ini
memungkinkan untuk membatasi karyawan untuk masuk dan keluar dengan
mudah namun area yang sensitive/ diproteksi sudah terlindungi. Situasi tertentu juga bisa dilakukan ketika terjadi penanganan ketika
Access Control sudah terpasang. Dalam hal masalah keamanan yang paling
utama, Access Control elektronik memfasilitasi kuncian keamanan,
mencegah semua akses, kecuali mereka yang diberikan hak akses pada
tingkat yang tinggi/ tingkatan tertentu. Ini amat membantu permasalahan
yang terjadi pada sistem keamanan di dalam gedung.
untuk jasa pemasangan access door bisa mengunjungi website kami
